Kehadiran gereja di Bumi, sudah seharusnya membumi. Ingatlah kidung indah para malaikat, ketika mengumandangkan pujian surga yang bermuara pada makna: damai di Bumi. Alangkah indahnya, jika itu menjadi mandat yang diwujudnyatakan gereja, yang tak sekadar hadir sebagai untaian syair di dalam keindahan nada, di setiap Natal, di setiap penghujung tahun, tetapi, sebuah kehangatan yang nyata, damai yang dirasa nyata, senyata kehadiran manusia di dalam dunia ini. Manusia yang mengaku percaya kepada Yesus Kristus, manusia yang disapa, sebagai “gereja”. Menabur damai, adalah panggilan mulia bagi gereja. Sebuah nyanyian yang harus dikumandangkan dalam denyut kehidupan.