
Sekilas, judul di atas terasa sinis, dan sebagai pertanyaan tampak agak bodoh. Masak iya dipertanyakan tentang apakah di gereja masih ada Natal. Jika kepada majelis jemaat, pengurus gereja disuguhi pertanyaan ini, maka secara serentak mereka akan menjawab, “So pasti, Natal selalu ada di gereja”. Pak Pendeta, apalagi, dia akan menjawab lebih bersemangat, karena memang beliau yang bertugas menyampaikan khotbah Natal.
Sementara, jemaat yang sudah hafal tanggal dan waktu-waktu perayaan Natal di gereja, jauh-jauh hari sudah bersiap-siap menyambut Natal. Anak sekolah Minggu, remaja dan pemuda tak lupa dengan latihan-latihan seperti paduan suara, drama dan musik, dan sebagainya. Pokoknya semua tampak jelas banget, khususnya dengan adanya pohon natal dan aneka aksesorisnya. Yah, semua orang bergairah menyambut Natal. Yang lebih “manis” lagi adalah adanya bazaar Natal atau pasar murah hingga christmas carol.