Mata Hati

Ketika Kebebasan Mengeksekusi Agama

Tue, 6 October 2009 - 16:12 | visits : 857
KEBEBASAN adalah “dewa modern” yang sangat diagung-agungkan oleh para penganutnya. Betapa tidak, karena sang dewa dengan senang hati mengangkat para pengikutnya menjadi sama dengan dirinya. Hal ini sungguh berbeda dengan konsep agama samawi yang percaya bahwa ada Allah yang berkuasa, Allah yang menciptakan seisi dunia, termasuk manusia tentunya. Allah yang berdaulat harus disembah umat. Dia Allah yang murka jika umat berbuat dosa, yang melakukan hal-hal yang dilarang Allah. Setiap hal yang tidak memenuhi standar Allah, tidak tepat dengan yang ditetapkan-Nya, itu adalah dosa. Dalam konteks agama samawi ini, ruang gerak manusia terasa sempit, terlalu banyak larangan. Dan hal itu diprotes mereka yang selalu ingin kebebasan tanpa batas.

Comments


Group

Top