Mata Hati

Nikmatnya Keterbatasan

Tue, 6 October 2009 - 16:18 | visits : 1456
KATA “terbatas”, sering kali dianggap momok. Pembatasan, yang berarti pengekangan, juga berarti serba tak boleh semua. Kalaupun boleh, hanya separuh. Di era, di mana kebebasan dianggap dewa oleh para pemujanya, maka keterbatasan sangat tidak mendapat tempat, bahkan di kehidupan banyak umat Kristen. Bayangkan saja, ketika Tuhan Yesus membatasi ruang gerak kita yang dulu terasa bebas. DIA berkata, “Kamu dulu mendengar firman; mata ganti mata dan gigi ganti gigi. Tetapi AKU berkata kepadamu: janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu berilah juga kepadanya pipi kirimu (Matius 5: 38-39).

Comments


Group

Top