Mata Hati

Tuhan Atau Mamon

Tue, 6 October 2009 - 16:32 | visits : 1665
TAK seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada mamon (Matius 6: 24).
Ucapan Yesus ini sangat tegas dan jelas. DIA menuntut setiap orang menentukan sikap dalam memilih pengabdiannya. Hanya saja, terasa tak lazim ketika pilihan yang diperhadapakan adalah Allah atau mamon. Biasanya pilihan umat yang berakhir pada kesalahan adalah penyembahan berhala, bukan penyembahan mamon. Dalam Perjanjian Lama (PL), berulang kali bangsa Israel terjebak pada penyembahan berhala. Jejak kegagalan kerohanian itu tampak jelas dalam berbagai peristiwa, seperti penyembahan pada Baal Berit yang berarti tuhan perjanjian (Hakim-Hakim 8: 33), atau Baal Zebub yaitu tuan dari lalat, dewa dari Ekron (2 Raja-raja 1:2).

Comments


Group

Top