Profetik

Radio Dan Kabar Baik

Author : Pdt. Bigman Sirait | Tue, 7 September 2010 - 15:01 | visits : 2739
Tags : Kabar Baik Radio

Ketika radio ditemukan ia menjadi alat yang sangat krusial. Bukan saja untuk mendengar informasi, atau memonitor kehidupan kota dalam berita, tetapi juga menjadi alat hibur yang sangat memadai. Bayangkan tentara yang berada dimedan tempur , mereka disana bukan sehari, seminggu, atau sebulan, bahkan lebih. Radio menjadi alat hibur yang menginspirasi dan membangunkan semangat juang mereka. Teknologi radio terus berkembang pesat dengan daya jangkau yang semakin meluas. Belum lagi dari teknologi stereo membuat suara radio semakin nyaman didengar . Radio mewarnai kehidupan berbagai lapisan, dari anak-anak hingga orangtua.

Acara-acara yang ada dengan segera mempresentasikan para pendengarnya, dari music pop, rock, hingga klasik, semua ada. Juga tak ketinggalan acara untuk anak-anak, dari lagu hingga cerita. Untuk orangtua tersedia tembang kenangan yang memiliki penggemar yang cukup banyak. Lalu ada juga radio yang mengumandangkan acara bernuansa daerah, dari lagu hingga tegur sapa. Belum lagi talk show yang mendiskusikan situasi negeri, dan berbagai pendapat masyarakat karena bisa interaktif. Semua tersedia disana membuat orang semakin hari semakin menyukai radio.

Dan ketinggalan program rohani juga hadir dalam berbagai corak. Ada yang khotbah, interaktif, hingga seri pengajaran yang tertata rapi. Disana hadir PAMA lewat program radionya yang sudah mengudara lebih dari 8 tahun. Dimulai dise- buah radio, kini sudah 30 radio, dan akan berusaha untuk terus bertambah. Semakin banyak daerah terjangkau, semakin luas wilayah siar injil, dan itu berarti semakin banyak jiwa yang haus boleh dipuaskan oleh kebenaran firman Tuhan.

Dengan hitungan rata-rata 15.000 pendengar , maka setiap minggunya PAMA menjangkau 450.000 jiwa lewat Radio. Mempersiapkan khotbah ber- modul seri pengajaran bukanlah hal yang mudah. PAMA tidak merekam khotbah di- gereja atau lainnya untuk disiarkan, melainkan mempersiapkan secara khusus baik tema, sub tema hingga penyiarannya. Hal ini ternyata menjadi berkat besar bagi banyak orang, karena semakin jelas konsep kekristenan. Dan sekedar menjadi penghiburan dan kekuatan tetapi juga boleh menjadi dasar yang teguh dalam hidup beriman. Entah sudah berapa banyak pendapat, sharing, yang kami terima tentang bagaimana para pendengar diber- kati Tuhan. Bahkan pernah ada seorang terpandang, terdidik, yang tak kuat meng- hadapai kehidupan ini sehingga bermaksud untuk bunuh diri, tetapi kemudian dikuat- kan sehingga membatalkan niat yang sungguh tak baik itu.

Dilain edisi kami akan meminta rekan-rekan pendengar untuk menuliskan kesaksian mereka berkaitan dengan siaran PAMA lewat berbagai radio diberbagai tempat. Tahun ini memang dicanangkan menjadi tahun pengemba-ngan pelayanan PAMA, menuju tahun-tahun berikutnya. Banyak program yang sengaja ditunda karena kesibukan saya menangani lembaga pelayanan lainnya yang juga saya dirikan, yang kini mulai stabil. Satu persatu lembaga ini diperkuat, dan itu kita membutuhkan sumber daya manusia yang tidak sedikit. Siapa yang mau terlibat, menyatu dan menjadi motor pelayanan, adalah harapan kita. Keunikan radio lainnya adalah bisa menjangkau daerah yang belum ada listriknya, dimana TV menjadi benda yang terbilang mahal, maka radio yang bisa ditenteng menjadi pilihan mereka.

Memang sekarang kita berada di era komputerisasi, audio bergeser ke video. Namun untuk konteks Indonesia radio masih layak dikedepankan sebagai alat siar yang ampuh. Karena itu PAMA akan berjuang dan mengisi tiap kekosongan yang ada untuk penyiaran khotbah bermodul ajaran yang sudah tersedia 400 tema yang sistimatik (400 kali siar , berdurasi 22 menit/ tema). Lebih dari setahun dengan penyia-ran setiap hari, dengan modul pengajaran yang berbobot.

Apakah didaerah anda ada radio yang mungkin membutuhkan materi siaran khotbah seperti yang tersedia, atau membutuhkan khotbah yang berdurasi 50 menit, ada tersedia di PAMA. Kita dapat bekerjasama mengembangluaskan Kabar Baik keberbagai tempat. Bersama kita bisa, radio kita jadikan alat siar Kabar Baik untuk kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus kepala gereja. Mari, dan, selamat melayani bersama.

Comments


Group

Top