Dimensi Iman

Jujurlah Pada Diri

Author : Pdt. Bigman Sirait | Mon, 6 September 2010 - 15:44 | visits : 2234

Jujur pada diri adalah kata yang sangat perlu dalam hidup ini.Jujur pada diri, mengapa harus diungkapkan? Karena banyak kita tak jujur pada diri. Kita sering memanipulasi seluruh penampilan. Kita membawa diri kita ke berbagai tempat bagaikan mobil ke dalam bengkel untuk diperbaiki. Diberi aksesoris di sana sini. Diubah bentuk sana dan sini karena kita tidak berani jujur pada diri

Ketidakjujuran pada diri karena kita tidak berani menghargai diri yang dianugerahkan oleh kasih yang ilahi. Diri yang seharusnya dihargai dengan jujur apa pun adanya. Cantik atau jelek, itu hanya ukuran sementara. Toh tak ada manusia yang abadi, semua akan ditelan ketuaan. Belum lagi kalau dia ditimpa kecelakaan. Ya, ganteng atau bukan, lagi-lagi itu hanya ukuran.

Lalu mengapa Anda harus mengubah diri. Mengapa Anda tak jujur diri? Belum lagi untuk berkata-kata, dalam penampilan saja kita sudah tidak mampu untuk jujur diri. Kita mengubah seluruh aksesoris diri kita. Tak puas dnegan hidung berbentuk A kita mengubahnya dengan hidung bentuk B. Tak puas dengan dagu C kita mengubahnya menjadi dagu D. Tak puas dengan dengan tel inga E kita membuatnya menjadi telinga F. Tak puas dengan mata yang sebetulnya tampak indah kita mengubahnya sesuai selera. Model masa kini, itu alasannya.

Ya, saya akan menyebut Anda tidak jujur pada diri, tak berani mengharagi diri, tak berani menikmati karunia ilahi. Tentu tak sembarang ketika Tuhan mengijinkan kita ada di muka bumi dengan segala keberadaan kita. Kita punya keunikan tanpa perlu harus pusing dengan milik orang lain, tetapi belajar mensyukuri apa yang ada pada diri.

Jujurlah pada diri maka engkau akan bisa menikmati keadaan dirimu: entah kau cantik atau jelek, kata orang. Jujurlah pada diri, maka orang akan melihat kejujuranmu dan mengagumimu. Jangan lupa, jujur itu langka, cantik itu tumpah ruah, banyak. Mudah Anda menemukan orang cantik di tempat yang tidak baik. Mudah menemukan orang cantik yang hidup melacurkan diri, karena orang jelek tidak mungkin melakukannya atau paling tidak sulit menemukan pasangan.

Jadi, orang cantik bisa jadi disenangi tetapi bisa jadi dibenci. Orang jelek begitu juga. Tetapi yang pasti, orang jujur pasti disukai di mana pun, ke mana pun. Karena itu belajar jujur pada diri maka hidup Anda akan penuh dengan nilai.

Selamat menemukan nilai dalam kejujuran.
Bersama saya
Bigman Sirait

Comments


Group

Top